Ingin Cepat Hafal Al Quran? Yuk Rutin Dengarkan Hatem Farid!

Menghafal Al Qur’an memang bukan hal yang mudah dilakukan, terutama bagi pemula dan orang dewasa yang disibukkan dengan pekerjaan. Padahal belajar membaca dan menghafal Al Qur’an tidak dibatasi oleh usia, dan bisa dilakukan dengan berbagai metode belajar cepat. Salah satunya adalah dengan rutin mendengarkan murottal qaari qaari kenamaan, misalnya Mishary Rasyid, Fares Abbad, Hatem Farid, dan lain lain.

Tips Cepat Menghafal Al Qur’an

  1. Menata niat dan memantapkan hati

 

Pertama-tama yang wajib anda lakukan sebelum mulai menghafal Al Qur’an, adalah meluruskan niat dengan hati ikhlas karena Allah SWT. Anda sebaiknya tidak belajar dengan niat untuk riya’ (pamer), ujub (bangga pada diri sendiri), atau karena ingin dipanggil al hafidz. Niat yang tulus adalah syarat mutlak untuk menghafal Al Qur’an, agar rasa malas dan bosan tidak menjadi penghalang dalam proses belajar.

  1. Melaksanakan sholat hajat

Setelah anda menata niat untuk mengharap ridho dan pahala Allah SWT, langkah selanjutnya adalah melaksanakan sholat hajat. Sebaiknya anda melakukan sholat hajat terlebih dahulu, sebelum memulai proses pembelajaran Al Qur’an. Melalui sholat hajat ini, anda memohon pada Allah agar proses belajar dan menghafal Al Qur’an selalu lancar dan dimudahkan.

  1. Mendekatkan Diri Dengan Al Qur’an

Yakinkan diri bahwa belajar Al Qur’an merupakan hal yang mudah sekaligus berpahala besar, agar anda bisa lebih menikmati setiap prosesnya. Jika sebelumnya anda merasa malas membuka dan membaca Al Qur’an, kini saatnya anda memotivasi diri sendiri untuk menngubah kebiasaan. Mulailah dengan membaca sedikit demi sedikit atau mendengarkan murottal qaari favorit misalnya Hatem Farid, sehingga anda menjadi lebih dekat dengan Al Qur’an.

  1. Membuat jadwal belajar dan pasang target hafalan

Agar tujuan anda lebih terarah dan proses belajar lebih mudah, buatlah jadwal dan target belajar setiap harinya. Misalnya belajar menghafal 2 hingga 5 ayat per hari, atau 5 juz setiap hari, atau  cara lainnya sesuai kemampuan anda. Tidak perlu memaksakan diri dengan target yang terlalu berat, asalkan anda yakin untuk disiplin dalam menerapkannya setiap hari. Akan lebih baik jika anda juga memasang reminder belajar pada ponsel.

  1. Menggunakan satu jenis mushaf Al Qur’an

Bentuk mushaf ternyata bisa mempengaruhi struktur hafalan anda di memori otak, karena analoginya menghafal kitab suci tidak jauh berbeda dari merekam gambar ke dalam memori. Perlu diketahui bahwa setiap penerbit memiliki tampilan halaman Al Qur’an yang berbeda-beda. Jadi, sebaiknya anda tetap menggunakan satu jenis mushaf Al Qur’an selama proses belajar.

  1. Mendengar murottal qaari qaari favorit

Proses menghafal akan terbantu dengan banyak mendengarkan murottal berirama lambat dan indah. Metode yang satu ini sangat direkomendasikan, untuk menunjang hafalan Al Qur’an anda. Ada banyak qaari yang murottalnya bisa anda dengarkan setiap hari, contohnya Hatem Farid, Ahmed Al Ajmi, Sa’ad Al Ghamidi, dan masih banyak lagi. Audio file MP3 murottal Hatem Farid dan qaari qaari lainnya ini, bisa didownload gratis dari berbagai referensi, dan didengarkan offline.

  1. Membaca berulang-ulang( (murojaah)

Menghafal seisi Al Qur’an dengan 114 surah dan 30 juz memang tidak mudah, dan tentu membutuhkan proses yang tidak singkat. Satu lagi cara menghafal yang harus dilakukan, adalah dengan sering mengulang dan membaca (murojaah). Meski banyak ayat yang dihafal masih sedikit atau jauh dari target, bacalah berulang ulang agar semakin melekat dalam ingatan. Jika sudah hafal, anda bisa menggunakannya dalam bacaan sholat sehari hari agar hafalan tidak hilang.

  1. Menyediakan waktu khusus belajar dan hafalan

Jika anda memiliki tekad kuat untuk menghafal Al Qur’an, maka sebaiknya sediakan waktu waktu khusus untuk belajar. Mulai dari menentukan kapan anda harus membaca surah surah, mendengarkan koleksi murottalnya Hatem Farid, hingga mengulang hafalan. Pastikan pada waktu waktu ini anda tidak melakukan aktivitas lainnya selain fokus belajar.

Waktu hafalan Al Qur’an yang paling dianjurkan adalah pada sepertiga malam terakhir, sebelum atau sesudah anda melaksanakan sholat malam. Selain itu, banyak juga yang  merekomendasikan waktu hafalan pada pagi hari, karena pikiran manusia masih dalam keadaan segar dan bersih.

  1. Selalu istiqomah dan memperbanyak doa

Tidak ada yang tidak mungkin diraih, jika anda benar benar berusaha dan berdoa. Bahkan bagi pemula, anda pasti bisa menghafal 30 juz dengan cepat, asalkan selalu istiqomah. Berdoalah pada Allah, agar proses hafalan Al Qur’an anda selalu dimudahkan. Godaaan godaan rasa malas atau lelah mungkin akan muncul mengganggu fokus anda, tetaplah istiqomah dan memperbanyak doa.

Membaca, memahami, dan menghafal Al Qur’an sebenarnya bisa dilakukan siapa saja, dimana saja, dan kapan saja. Terutama dengan segala kemudahan teknologi yang memungkinkan anda memiliki Al Qur’an digital dalam perangkat smartphone, yang anda bawa kemana pun pergi. Audio dan video murottal dari para qaari terpopuler di dunia pun bisa anda dengarkan sesering mungkin dari ponsel anda. Nah, sudah sejauh mana hafalan Al Qur’an anda?

Anita

Leave a Reply

Your email address will not be published.